Wednesday, April 6, 2016

Jalan Macet,KMPG & AM " Kepung" Pemkab



BANYUWANGI, ijenpost.co.id
Ratusan Dumtruk dan Ratusan sepeda motor, mengiringi Ratusan peserta unjuk rasa Koalisi Masyarakat Penambang Galian & Angkutan Material menuju Kantor Pemerintah Daerah Banyuwangi. 
Konvoi dari arah selatan kota Banyuwangi, beriringan dengan tertib dan dikawal oleh Polisi lalu lintas.
Iringan Ratusan Dumtruk dan Ratusan Sepeda motor yang hampir semua ditimpangi oleh Pekerja penggali material tambang tersebut, berhenti di depan Kantor Pemkab dan melakukan orasi untuk menyuarakan tuntutan mereka.
Agus Tarmidzi,Ketua Asosiasi Kepala Kepala Kabupten Banyuwangi, dalam orasi pembukanya menyatakan Bupati  harus perwakilan pengujuk rasa agar tahu apa yang terjadi masalah pertambangn di Banyuwangi. 
" Bupati tidak perlu ragu ragu dalam menerapkan regulasi tentang pertambangan di Banyuwangi. Semua harus segera disikapi dengan cepat", Papar Agus Tarmidzi yang yang juga kepala Desa Wonosobo kecamatan srono.
Abdilah Rafsanjani, Ketua Apamin ( Asosiasi pertambangan dan mineral membuka orasi dengan menyatakan bahwa Sangat menyayangkan sikap Buka Tutup oleh pihak kepolisian, bahwa masih ada penahanan Dumtruk di Wilayah Polsek Singojuruh.
Dalam kaitan aksi ini Pengujuk rasa akan berniat menduduki Kantor Pemkab Banyuwangi sampai ada solusi yang mampu mencahkan masalah.  
Aksi pengunjuk rasa yang membawa seluruh armadanya, memacetkan jalan depan Kantor Pemkab Banyuwangi
Sampai berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Daerah sedang menemui perwakilan pengunjuk rasa.(tim/str01)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/