Monday, April 18, 2016

Kesaksian Cak War "Menggigit"
JANGAN ADA KRIMINALISASI PERS LAGI


Cak War : " Di Bondowoso terdapat 2 media yaitu Media Plat Merah dan Media Plat Hitam. Ijenpost termasuk media Plat Hitam."

BONDOWOSO,beritalima.com

Agenda pemeriksaan terdakwa atas kasus Pelaporan dugaan pelanggaran UU ITE jonco Pencemaran nama baik oleh CV Rekso Joyo akan menutup seluruh agenda kesaksian yang menempatkan Suwarno alias Cak War ( pimpinan Redaksi non aktif Ijen post,Red) terhadap dakwaan JPU Kejaksaan Negeri Bondowoso yang dalam dakwaan berlapis menempatkan Cak War sebagai " pesakitan" atas pelanggaran Pasal 45 Jo 27 (3) UU No 11/2008 tentang ITE Jo pasal 310 jo 311 KUHP.

Dalam perjalanan sidang yang ke 10 ini, adalah agenda untuk meminta keterangan terdakwa, Cak War dalam kaitan pemberitaan Sebuah data dari daftar pertanyaan Banggar DPRD sebuah proses pengerjaan proyek pembangunan Kelurahan Taman Sari oleh CV Rekso Joyo yang diduga ada penyipangan.

Dalam laporannya,Faizol, Direktur CV Rekso Joyo ( yang dalam fakta sidang mengaku hanya sebagai " Direktur abal abal,Red) menyatakan bahwa pemberitaan yang diposting oleh www.ijenpost.com tersebut dianggap merugikan perusahaannya. Tapi dalam kesaksian dan BAP ( berita Acara Pemeriksaan) disebutkan ada kerugian material yaitu tidak dapat alokasi pekerjaan dari pemerintah daerah Cq Bagian Pemerintahan dan Bagian Umum/protokoler. Ternyata anggapan Direktur " Abal-abal" CV Rekso Joyo dimentahkan oleh dua kesaksian dari Kepala Bagian Pemerintahan dan Kepala Bagian Umum Pemda Bondowoso.

" Kami tidak memberi pekerjaan pada CV Rekso Joyo tidak terkait dengan pemberitaan di Ijen Post, tapi keprofesionalan ", Ungkap H.Munandar saat sidang kesaksian minggu lalu.

Dengan adanya dua kesaksian dari pejabat pemerintah tersebut, maka dugaan merugikan yang dianggap oleh CV Rekso Joyo menjadi kabur.

Lain Halnya dengan kesaksian kesaksian yang memberatkan Cak War, yakni kesaksian dari H.Fadil yang justru membuka " borok" dari managemen CV Rekso Joyo. Hal itu terungkap dari fakta sidang yang menyatakam Bahwa H. Fadil lebih tahu dari Direkturnya sendiri.Dan saat majelis menanyakan kapasitasnya di CV Rekso Joyo, H.Fadil hanya menyakan bukan apa2. Justru H.Fadil membuka " rahasia perusahaan" dengan menyebut jumlah pekerjaan yang dikerjakan CV Rekso Joyo.

" Tahun 2014 Rekso Joyo mengerjakan 25 PL ( Penunjukan Langsung,Red) dan 4 pekerjaan kontraktual", Begitu yang disampaikan H.Fadil dihadapan majelis.

Sontak kesaksian itu menjadi perhatian aparat penegak hukum. Rumor santer bahwa Tim Satsus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur memantau dan dan akan menindak lanjuti info dalam kesaksian H.Fadil tersebut karena dianggap sebagai dugaan pelanggaran hukum. Dan Rumor santer lainnya bahwa Setgab 5 Fraksi DPRD Bondowoso juga akan mwngusulkan pada pimpinan Dewan untuk membentuk Pansus guna menyelidiki dugaan Post Pidding (,monopoli pekerjaan, Red) yang terjadi di beberapa SKPD yang melibatkan CV Rekso Joyo hingga mendapat 26 PL dan 4 Pekerjaan Kontraktual.

Sementara ini sidang agenda pemeriksaan terdakwa Cak War telah usai. Dan dalam kererangannya, Cak War menerangkan dihadapan majelis bahwa dalam legalitas Ijen Post sangat jelas.

" Dalam halaman 206 buku daftar pers yg diterbitkan oleh Dewan Pers bahwa Ijenpost selain sebagai media cetak juga memiliki wibe Side sendiri. Dengan demikian wibe side ijenpost tidak perlu dicantumkan dalam daftar media Cyber", Papar Cak War seusai sidang.

Yang menarik adalah saat pengacara Cak War menanyakan tentang fenomena media yang terjadi di Bondowoso, dengan seijin Majelis Hakum Cak War menceritakan bahwa Di Bondowoso ada dua media yaitu media " plat merah" dan media " plat Hitam".

" Media kami adalah media " plat hitam " yang selalu mengkritisi kebijakan pemerintah. Justru karena itu kami menganggap bahwa kasus ini adalah bentuk "kriminalisasi pers" dan saya berharap bahwa ini adalah yang pertama dan yang terakhir untuk Kriminalisasi pers Bondowoso", Ujar Cak War mengakhiri Kesaksiannya.

Tentunya kesaksian Cak War dapat menjadi bahan renungan semua pihak agar apa yang terjadi di Bondowoso ini pembelajaran dan kajian dalam menerapkan UU PERS dan UU ITE agar tidak disalah gunakan pihak terkait.( tim/str01)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/