Tuesday, July 18, 2017

BAKAT TUNAS MUDA DI KOTA TAPE




BONDOWOSO - ijenpost.net - Ditengah terpuruknya persepakbolaan di kota Bondowoso, yang notabene PERSEBO telah “dijual” ke Musi Raya dan sekarang dijual kembali ke Madura FC, ini merupakan sebuah fenomena yang tidak diketahui sampai saat ini latar belakang permasalahannya. Dalam mengalihkan perhatian masyarakat Bondowoso maka ASKAB membentuk PERSEBO MUDA dalam beberapa tahun belakangan ini, hingga saat ini muncul polemik baru lagi dengan munculnya Bondowoso United FC. Entah seperti apa birokrasi di dalam sana sehingga persepakbolaan di Bondowoso semakin rumit dan tidak jelas keberadaannya. Saat ini Bibit-bibit muda pesepakbola Bondowoso menjawab sebagian dari permasalahan tersebut, masyarakat Bondowoso saat ini seperti menemukan bongkahan emas dalam tumpukan sampah. Riko Riskiyanto adalah salah satu pemuda yang mampu memberikan angin surga kepada masyarakat Bondowoso di tengah lesunya persepakbolaan di Bondowoso saat ini.

Riko Riskiyanto putra dari pasangan Bapak Muzzamil dan Ibu Halimatus Sa’diyah warga Dsn. Lumbung no. 23 RT. 23 / RW. 07 Desa Bataan Kecamatan Tenggarang. Beliau adalah salah satu pelajar di Lembaga Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Bondowoso yang mengikuti seleksi Timnas Gelombang II U-16 di Jakarta Selatan. Tim Investigasi Ijen Post, Amir Hasan dan Fakhrul Hidayah, menemui Riko di sekolahnya SMPN 4 Bondowoso pada hari Selasa, 18 Juli 2017 bertepatan dengan yang bersangkutan mengurus surat pindah sekolahnya di daerah Ragunan Jakarta Selatan. Riko menceritakan sejarah perjalanan karirnya di dunia sepakbola, bahwa dia pertama kalinya mengikuti klub sepak bola di PS.Bataan kemudian Riko diusung oleh salah satu punggawa sepak bola di Bondowoso yaitu Andhika dari Putra Magenda, dipromosikan ke salah satu klub sepak bola di Bali yaitu SSB Bali All Star U-16. Dalam meniti pembinaan di SSB Bali All Star, Riko mengikuti seleksi dalam ajang Seleksi Timnas Pelajar tingkat nasional di daerah Pati Jawa Tengah, alhasil, Riko pun menjadi target incaran oleh tim SSB Eagle Blue yang bermarkas di Ragunan - Jakarta Selatan. Riko mendapatkan pembinaan yang intensif disana sehingga pada saat ini yang bersangkutan pun menjalani seleksi Gelombang ke II untuk masuk di Skuad Timnas Indonesia U-16.

Dukungan penuh pun diberikan oleh pihak sekolah dimana Riko menimba ilmu pendidikan formalnya di Sekolah Menengah Pertama negeri 4 Bondowoso. Muh. Umar selaku pembina Olahraga di lembaga tersebut menyatakan, besar harapan kami agar Riko bisa Lolos seleksi pemain Timnas U-16, karena Riko adalah salah satu pemuda Bondowoso yang akan membawa nama harum Kabupaten Bondowoso dan Lembaga Pendidikan kami SMPN 4 Bondowoso di Tingkat Nasional dalam bidang Olahraga Sepakbola.

Tim Investigasi Ijen Post juga menanyakan bagaimana proses pembinaan kepada siswa lainnya, agar memiliki jiwa dan semangat seperti rico, Muh. Umar pun menjelaskan kepada kami, hal yang dilakukan dalam pembinaan anak didik di sekolah adalah memotivasi mereka dengan memberikan konseling terhadap psikologi anak agar memiliki daya semangat juang yang besar, alhasil pun SMPN 4 Bondowoso saat ini menjadi salah satu sekolah favorit di Bondowoso.

Dalam menjalankan tugas sebagai atlit sepak bola Riko pun selalu memenuhi semua tugas dari Guru Mata Pelajarannya, Riko mengirimkan semua tugas pelajarannya melalui e-mail dan whatsapp, jadi proses pembelajaran disekolah kami, sama sekali tidak terganggu oleh aktifitas Riko sebagai Atlit Sepak bola. Justru Riko menjadi contoh bagi teman-temannya di sekolah, bahwa bagi siswa-siswi yang berhalangan sekolah harus tetap memenuhi tugas dan kewajibannya sebagai pelajar tanpa terkecuali, Tegasnya Bpk. Muh. Umar kepada Tim Investigasi Ijen Post.

Dalam kesempatan yang sama, pada saat di sekolahnya Riko yang di dampingi oleh orang tuanya, Muzammil juga memberikan sebuah harapan besar kepada putra kesayangannya, Riko, agar tetap semangat dalam berjuang untuk lolos seleksi pemain Timnas di skuad U-16, hal ini adalah salah satu pengabdian Riko untuk membawa nama Harum Bangsa dan Negara kita Republik Indonesia baik di tingkat Nasional maupun Internasional. “Kami selaku Orang Tua dari Riko berharap hal ini akan mendapatkan perhatian penuh dari Pemerintah Daerah, karena ini adalah salah satu awal bangkitnya tunas-tunas muda Bondowoso untuk berkiprah di ajang tingkat Nasional maupun Internasional. Hal ini yang menjadi salah satu faktor fikiran kami selaku Tim Investigasi Ijen Post untuk menjadi penghubung komunikasi antara Riko dengan Pimpinan Birokrasi pemerintah Daerah yang erat kaitannya dengan pembinaan atlit pemuda Olah Raga”, harap Muzammil.

Namun lagi-lagi kami mengalami kendala dalam membantu hal ini, karena administrasi yang masih belum jelas pula keberadaannya, sehingga langkah kami selanjutnya menghubungi Kabag Hukum Pemerintah Daerah Bondowoso, yang notabene adalah salah satu pengurus di ASKAB Bondowoso. Menurut Ahmad, SH, yang pada saat itu berada di luar kota, dan kami konfirmasi langsung melalui telefon Selulernya, menyatakan, “bahwa kami selaku jajaran di pemerintah daerah Kabupaten Bondowoso akan selalu siap membantu, agar pengurusan segala macam administasi yang dibutuhkan oleh Sdr. Riko dipusat dapat terselesaikan segera, demi suksesnya program seleksi di Timnas U-16. Karena Riko adalah salah satu aset Daerah yang akan membawa nama harum Bondowoso di Tingkat Nasional. Saya (Bpk. Ahmad) selaku Kabag Hukum di Pemerintah Daerah Bondowoso yang sekaligus pengurus inti di ASKAB Bondowoso, akan mengkomunikasikan langsung kepada Officialnya untuk segera dikirimkan segala bentuk administrasinya”, tegasnya kepada Tim investigasi Ijen Post. (Fahkrul Hidayah - Amir Hasan)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/