Wednesday, April 25, 2018

BUPATI BUKA BONDOWOSO JOB MARKET



BONDOWOSO – ijenpost.net – Job Market Fair dan Penutupan Pelatihan Berbasis Kopetensi Tahap I Tahun 2018 digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Rabu (25/42018).

Acara tersebut diikuti oleh beberapa UPT Pelatihan Kerja Kabupaten Bondowoso, yang bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas diri dalam membuka usaha-usaha baru dan bisa mengurangi angka pengangguran.

Bupati Bondowoso Drs. Amin Said Husni, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada 64 pemuda Bondowoso yang sudah mendapatkan pelatihan berbasis kopetensi. Jadikan pelatihan itu bekal untuk menjadi wirausahawan.

”Saya berharap kepada semua pemuda yang sudah mendapatkan pelatihan dan bekal agar bisa menciptakan usaha sendiri, jangan ada lagi perkataan tidak mempunyai modal, karena modal terpenting adalah keterampilan dan kemampuan,”ungkapnya.

Selain itu, Bupati Amin menegaskan, menurutnya untuk mendapatkan modal, sekarang pemerintah sudah menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan berbagai pinjaman.

“Jadi saya ingin para pemuda Bondowoso nantinya bisa sukses dan maju dengan kemampuan tangan mereka sendiri,” tegas orang nomor satu di Bondowoso itu, seraya menambahkan, pembukaan Job Market Fair ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Bondowoso juga bekerjasama dengan beberapa perusahaan yang sanggup menyediakan kerja sekitar 1700 posisi diberbagai bidang.

“Angka pengangguran di Bondowoso pada tahun 2017, sudah tercatat ada penurunan sekitar 1,54%. Alhamdulillah dengan adanya program ini, angka pengangguran tambah berkurang,” pungkasnya.

Bupati Amin juga, mengatakan tugas pemerintah adalah memberikan fasilitasi bagi warganya untuk memperoleh lapangan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Baik itu dengan usaha sendiri, maupun menjadi bagian dari sebuah perusahaan.

Di samping itu, pemerintah juga memfasilitasi bagi para pencari kerja melalui Job market fair, yang bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang telah berkomitmen dengan pemkab untuk membuka lapangan kerja dengan berbagai posisi yang ditawarkan.

Kepada puluhan wirausahawan muda itu, bupati berpesan agar keterampailan dan kompetensi dijadikan sebagai bekal utama untuk merintis usaha sendiri.

“Jangan bicara tidak punya modal, karena modal yang terpenting itu adalah kompetensi, kemampuan dan keahlian,” tegasnya.

Berkaitan dengan modal, saat ini sudah banyak fasilitas yang diberikan pemerintah berupa Kredit usaha Rakyat (KUR) dari berbagai macam perbankan yang sebetulnya dijadikan sebagai starting untuk memulai usaha manakala pencari kerja memiliki kemauan.

“Semoga menjadi enterpreneur yang sukses di masa yang akan datang sekali pun ini tahun terakhir saya sebagai bupati Bondowoso. Saya ingin melihat kalian di tahun-tahun yang akan datang akan menjadi wirausahaan yang sukses,” pungkasnya. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/