Tuesday, September 11, 2018

TERDAFTAR SEBAGAI PENERIMA HIBAH, TETAPI PEMILIK NAMA MENGAKU TIDAK MENERIMA



BONDOWOSO – ijenpost.net - Penyelewengan dana hibah oleh oknum pejabat ataupun masyarakat penerima hibah ternyata tidak ada jeranya, setelah kasus korupsi dana Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Jawa Timur yang beberapa tahun lalu telah menjerat banyak pelaku penyelewengan dana hibah.

Berdasarkan data yang diterima media ijenpost.net, sejumlah lembaga penerima hibah tidak mengakui bahwa dirinya telah mendapatkan dana bantuan hibah oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2017 lalu.

Salah satu Kelompok Masyarakat (Pokmas) Penerima Bantuan Hibah Ds. Sumber Suko, Kec. Klabang, Kab. Bondowoso, Drs. Suwarso, mengaku tidak menerima bantuan tersebut saat di konfirmasi oleh salah satu media media saat peliputan. Dia menyatakan bahwa dirinya tidak mendapatkan bantuan hibah seperti data daftar Penerima Hibah Provinsi Jatim tahun 2017. Dirinya memang mengajukan proposal bantuan ternak, tetapi tidak mendapatkan bantuan.


“Saya memang mengajukan bantuan ternak, tetapi saya tidak mendapatkan bantuan tersebut. Saya mendapatkan bantuan dana lain”, pengakuan penerima hibah tersebut.
Di lain tempat, salah satu Gapoktan Curahpoh yang juga terdaftar sebagai Penerima Hibah provinsi Jatim Tahun Anggaran 2017, di Kecamatan Curahdami, juga memberikan keterangan yang sama, bahwa yang bersangkutan tidak menerima bantuan tersebut, bahkan menunjukkan buku rekening yang dimaksud tidak ada dana transfer. 
Dari data Daftar Penerima Hibah Tahun 2017, Biro Kesejahteraan Sosial Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pokmas Ternak Sejahtera Ds. Sumber Suko, Kec. Klabang, Kab. Bondowoso mendapatkan bantuan hibah senilai Rp. 150.000.000,-. Bantuan tersebut oleh Pemerintah Provinsi Jatim di salurkan melalui rekening Bank Jatim Capem Prajekan No. Rekening 1152027890, dengan Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D) nomor 34322 tertanggal 30 November 2017. 
Untuk Gapoktan Curahpoh, Curahdami Bondowoso mendapatkan bantuan hibah senilai Rp. 20.000.000,-, pada rekening Bank Jatim Cabang Bondowoso No. Rekening 312601371, dengan Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D) nomor 69473, tertanggal 30 November 2017. 

Dari hasil penelusuran ijenpost.net, bahwa kedua penerima Hibah Provinsi Jatim tersebut merasa tidak pernah menerima bantuan tersebut, hanya terdaftar pada Daftar Penerima Hibah Provinsi Jatim 2017.
Kepala Desa Sumbersuko Kecamatan Klabang Bondowoso, Agus Supiyono, juga menyatakan tidak ada bantuan Hibah di desa Sumbersuko. “Tidak ada bantuan hibah Pokmas Ternak di Desa Sumbersuko.

Begitu juga, saat konfirmasi kepada Carik Desa Sumbersuko Kec Klabang, Supandi, menyatakan hal yang sama. Tidak mengetahui ada bantuan hibah di desanya. “Saya tidak mengetahui ada dana hibah Pokmas Ternak,” jawabnya singkat.

Pimpinan redaksi Ijen Post, Suwarno masih terus mengumpulkan data-data lapangan dan konfirmasi dari pihak-pihak terkait. "Saya perintahkan seluruh Wartawan dari Ijen Post untuk terus mencari informasi di lapangan terkait hibah ini, agar informasi yang kami sampaikan kepada masyarakat sesuai dengan fakta yang ada. Prinsipnya apa yang dilihat, didengar dan dirasakan sendiri oleh wartawan Ijen Post yang akan saya informasikan kepada masyarakat", jawabnya. Bersambung (Redaksi)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/