Monday, October 15, 2018

LSM AKP DAN RAUNG CENTER PERTANYAKAN TINDAK LANJUT LAPORAN DUGAAN KORUPSI DANA HIBAH PROV JATIM 2017

BONDOWOSO – ijenpost.net – Bukti keseriusan dalam mengungkap kasus dugaan korupsi Dana Hibah Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2017 di Kabuapten Bondowoso, LSM Aliansi Kebijakan Publik (AKP) dan Raung Center sudah melayangkan surat laporan ke Kajaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bondowoso. Mereka juga mempertanyakan tidak lanjut atas laporan tersebut untuk kejelasan proses hukumnya.

“Kami hanya pertanyakan laporan yang sudah kami sampaikan ke Kajari untuk melihat sejauh mana perkembangan dari pengusutan dugaan tindak pidana korupsi berbagai Kelompok Ternak yang mendapatkan bantuan Hibah dari Provinsi Jawa Timur tetapi dalam realisasinya diduga banyak melanggar ketentuan yang ada,” kata Ketua LSM Raung Center, Azura Kunang didampingi Ketua LSM AKP, Edy Wahyudi saat ditemui di Kantor Kajari pada Senin, (15/10/2018)

Edy Wahyudi mengatakan, ada beberapa kasus dugaan penyalahgunaan bantuan Hibah yang telah kita laporkan ke Kejari Bondowoso diantaranya, kasus dugaan penyalahgunaan Bantuan Hibah sapi dari Biro Kesos Sekda Prov Jawa Timur TA 2017 yang sudah dilaporkan 8 September lalu.

Saat diklarifikasi ke Pihak Kajaksaan Negeri Bodowoso tanggal 15 Oktober 2018 siang tadi. melalui Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bondowoso, Santosa Hadi pranawa, SH., menyatakan, “Kejaksaan masih mempelajari data-data yang sudah dilaporkan dan juga mempelajari dasar-dasar hukum terkait hibah. Pihak Kejaksaan mempersilahkan untuk koordinasi dengan P. Romi (Romi Prasetyo Niti Sasmito, SH) yang tupoksinya sesuau dengan bidangnya dalam menangani kasus ini. Ada 7 Pokmas yang sementara sudah dilakukan investigasi awal oleh pelapor, Kejaksaan akan menindaklanjuti”.

“Kami juga masih menangani banyak kasus-kasus lain, karena jaksa kami bukan hanya nangani masalah Hibah, masih banyak kasus perdata, pidana dan lainnya juga kami tangani”, jelas Santosa Hadi pranawa, SH

Kejaksaan tetap mengapresiasi laporan dari masyarakat, asal laporan ini merupakan kepentingan penegakan hukum, bukan kepentingan lainnya. “Kami dan masyarakat akan seiring sejalan dalam penegakan hukum, mudah-mudahan ini merupakan awal yang baik. Jika pada saatnya kami mengumumkan tidak ditemukan cukup alat bukti atau memang ditemukan cukup alat bukti, akan kita umumkan sesuai dengan hasil pemeriksaan kami. Jadi jangan sampai ada suudzon kepada kami begitupula sebaliknya”, kata mantan Kasi Intel Kota LubukLinggau Sumatera Selatan

Kedua LSM pelapor hanya berharap, pihak Kejaksaan Negeri Bondowoso segera menindaklanjuti penyalahgunaan dana Hibah Prov Jatim 2017 ini. ”Kami berharap pihak Kejari Bondowoso segara menindak lanjuti laporan mengenai dana Hibah Prov Jatim 2017 yang menghabiskan dana anggaran Pemerintah Prov Jatim, untuk Kabupaten Bondowoso kurang lebih senilai 10,28 Milyar,” tukas Edy Wahyudi.

Seperti diketahui sebelumnya, Tim Aliansi LSM Bondowoso Bersatu, Azura Kunang didampingi oleh Ketua LSM Aliansi Kebijakan Publik, Edy Wahyudi, melaporkan dugaan penyalahgunaan Bantuan Hibah Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2017 yang telah diterima oleh Kelompok Masyarakat, kelompok ternak, kelompok tani, takmir masjid dan lembaga pendidikan Kabupaten Bondowoso dengan kisaran nilai hibah mencapai Rp 10,28 miliar. BERSAMBUNG (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/