Thursday, November 8, 2018

5 Tugas Berat Pemerintah Kabupaten Bondowoso

BONDOWOSO – ijenpost.net - Saat Kunker dalam rangka Pembinaan Alokasi DD dan ADD, di pendapa Ke Kecamatan Kota, Kamis (8/11/2018), Bupati Drs KH Salwa Arifin menyebutkan, ada lima tugas berat, yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Pertama, angka kemiskinan masih cukup tinggi, yaitu sekitar 14,54 pesren. Kedua, Pendapatan rata-rata penduduk masih rendah, sekitar 22,54 juta per tahun.

Selanjutnya, pendidikan rata-rata masyarakat Bondowoso, berada pada angka 5,55 per tahun. Derajat kesehatan masyarakat yang ditunjukkan dengan angka harapan hidup, masih berada pada angka 66,04 per tahun, dan terakhir IPM (Indeks Pembangunan Manusia) masih di angka 64,75.


Untuk itu Salwa mengimbau seluruh kades dari lima kecamatan yang hadir, menggunakan DD dan ADD secara tepat dan transpran, dan memeberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat. 
“Pemerintahan desa adalah ujung tombak pembangunan. Kalau pemerintahan desa sukses membangun desa, maka Bondowoso sudah pasti menjadi kabupaten yang maju,” katanya.

Di depan puluhan kepala desa yang hadir, Salwa mengajak kepala desa, bersama-sama membangun Bondowoso, karena jika desa tidak membangun, kabupaten akan sulit untuk maju.

“Mari ke depan, satukan pikiran dan gerak langkah, bersama-sama membangun Bondowoso, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, kepala DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), Asisten I Pememerintahan Kabupaten Bondowoso Agung Trihandono, Kepala BPKAD Farida, dan camat sari lima kecamatan.

Sementara kepala desa dari lima kecamatan adalah kecamatan Kota, Curahdami, Tenggarang, Taman Krocok, dan Wonosari. Sementara Pembinaan Alokasi DD dan ADD tersebut, dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/