Thursday, November 1, 2018

Bupati Bondowoso : Petani Harus pandai Berinovasi

BONDOWOSO – ijenpost.net - Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin memberikan sejumlah bantuan alat-alat pertanian di saat acara Rembuk Tani, (Abheg Rembheg sareng Bupati, Bahasa Madura) di BPP Sumber Wringin, Kamis (1/11/2018).

Pantauan pewarta dilapangan, bantuan pertanian berupa pompa air sebanyak 35 unit, para-para 100 unit, heat payer 70 unit, mesin hendtraktor 20 unit, sepeda x-traid 7 unit, power wider 9 unit, dan penerimaan bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bondowoso.

Dalam sambutannya KH Salwa Arifin, Bupati Bondowoso menyampaikan agar setiap upaya pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat melalui dinas pertanian benar-benar dimanfaatkan secara optimal, agar tujuan pemerintah Bondowoso untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran dapat terealisasi melalui pertanian.

"Hampir 60 persen penduduk Kabupaten Bondowoso menggantungkan hidupnya di sektor pertanian," ungkapnyam

Katanya, dari jumlah tersebut mayoritas adalah petani kecil. Yakni, petani yang kepemilikan lahan tanah hanya dari 0,2 sampai 0,3 hektar.

Menurutnya, tantangan pertanian ke depan akan semakin berat. Tuntutannya, tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan hidup. Tapi juga dituntut untuk menciptkan kualitas produk pertanian.

“Jadi petani harus pandai-pandai berinovasi, karena lahannya sangat sempit dan sangat sedikit,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Munandar, mengatakan, rembuk petani yang digelar setiap tahun ini, menjadi ajang bertemunya keluarga besar yang membuka ruang diskusi bersama terkait penyuluhan pertanian.

“Hasil rembug tani 2018 ini menjadi bahan pada pelaksanaan rembug madya di tingkat balai penyuluhan pertanian yang selanjutnya menjadi dasar penyusunan Programa Penyuluh Pertanian 2019,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Enik Werwiyanti, Kepala Balai besar inseminasi mengharapkan agar masyarakat penerima manfaat bantuan dari kementrian pertanian seperti ternak ayam joper (jawa super), dapat merawat ayam tersebut dan berpotensi menunjang perekonomian masyarakat yang berkatagori RTM (rumah tangga miskin).

Dinas Peternakan juga memberi layanan program suntik sapi masal dan pengobatan gratis

Tampak hadir dalam acara tersebut, Plt. Sekda Karna Suswandi, Forkopimda, perwakilan, perbankan mitra, Kases di sekecamtan dan puluhan petani. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/