Saturday, January 26, 2019

Bupati Bondowoso Akan Kaji Usulan Perda Madrasah Ibtidaiyah

BONDOWOSO — ijenpost.net – Bupati Bondowoso, Drs KH Salwa Arifin menyatakan akan melakukan kajian atas usulan Perda Madrasah Ibtidaiyah (Madin), yang diusulkan oleh salah seorang pengurus wilayah Forum Komunikasi Diniah Takmiliyah (FKDT) Jawa Timur, dalam acara pelantikan pengurus FKDT daerah, Sabtu (26/1/2019).

Saat dikonfirmasi Jurnalis ijenpost, Bupati yang juga seorang kiai tersebut, mengaku bahwa selama ini memang belum pernah ada Perda Madin.

"Akan kaji Perda Madin. Sejauh ini belum ada. Mungkin akan diupayakan dan perlu dikaji ulang,” katanya usai acara, di Pendapa Bupati.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Pondok Pesantren, Kantor Kementerian Agama Bondowoso, Suharyono S.Ag menjelaskan, bahwa di Kabupaten lain, khususnya di Pasuruan sudah ada Perda Madin.

Nantinya dengan adanya Perda tersebut, selain mendapatkan Bosda Madin, juga dimungkinkan mendapatkan bantuan operasional penyelenggaraan (BOP) Madin itu sendiri.

“Juga bisa mendapatkan bantuan seperti ruang kelas. Pembangunan atau rehab ruang kelas, seperti itu,” katanya.

Nanti, kata dia, kalau Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menyetujui adanya Perda Madrasah Ibtidaiyah, yang sekolah formal, nanti sorenya sekolah di madrasah ibtidaiyah, seperti BTQ (Baca Tulis Al-Quran). (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/