Thursday, January 24, 2019

Mengenal Aisyah, Juara Science Fair Thailand
“Prestasi Anak Prestasi Orang Tua”


Bondowosoijenpost.net - Siswa SMA Unggulan Haf-Sa, Zainul Hasan Genggong, Kabupaten Probolinggo berhasil menciptakan beras analog. Beras berbahan dasar Suweg dan daun kelor ini, mampu mencegah penyakit Diabetes Melitus dan Kanker. Penemuan ini, diganjar penghargaan dalam ajang PCCST International Science Fair di Phatthalung, Thailand. 

Hasil karya siswa ini diikutkan dalam lomba Princess Chulabhorn’s College, Satun-Thailand (PPCST) International Science Fair. Hasilnya, karya ini menjadi juara pertama dan menyisihkan peserta dari 26 tim se Asia Tenggara. Prestasi itupun mendapat apresiasi dari para siswa lainnya, serta pengasuh pesantren. Diharapkan prestasi itu bisa memacu siswa-santri lainnya untuk berinovasi. 

Salah satu pelajar peraih medali emas PCCST International Science Fair di Phatthalung, Thailand, Cahyaning Fitrialy Aisyah, yang telah berinovasi dibawah bimbingan Yenny Rahma, guru biologi, berasal dari Kabupaten Bondowoso. Kendati terpisah jauh dengan orang tuanya, Aisyah bersama Timnya berhasil menjuarai International Science Fair di Thailand.

Menurut putri sulung Imam Khalid Andiwijaya, SH, salah satu faktor yang membuatnya termotivasi meraih prestasi adalah kedua orang tuanya. Aiysah mengungkapkan, orang tua mempunyai peranan penting dalam menjadikannya seorang pelajar berprestasi. “Semua ini adalah wujud kasih sayang kepada orang tua. Kasih sayang orang tua membuat kita mampu berprestasi. Ini prestasi kedua orang tua saya. Kita balas dengan prestasi juga,” ucap Aisyah. 
Aisyah mengungkapkan, banyak hal yang telah dilakukan keluarga, khususnya kedua orang tua, bagi perkembangan dirinya. Mulai dari kasih sayang, menyekolahkan sekaligus mondok, membelikan berbagai kebutuhan pendidikan, hingga sebagai teman berdiskusi yang sangat sabar. Tidak mengherankan bila saat mengikuti PCCST International Science Fair di Phatthalung kerap dilanda rindu kepada ayah dan ibunya.

Ayah Aisyah, Imam Khalid Andiwijaya, SH, mengaku sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai anaknya. Terlebih, Aisyah bersekolah sekaligus mondok di daerah Probolinggo yang infrastruktur pendidikannya tidak sebaik kota lain seperti Surabaya, Malang dan kota besar lainnya. “Saya sangat bersyukur, tidak menyangka juga anak saya bisa berprestasi. Selaku orang tua, kami hanya bisa mendoakan yang terbaik buat Aisyah”. 
“Tidak lupa, kami selaku orang tua menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH. Moh. Mutawakkil Allallah, terima kasih juga kepada ibu yenny Rahma, selaku guru pembimbing yang telah sabar mengarahkan anak kami, juga kepada seluruh pihak yang tidak dapat kami sebut satu persatu,” tutur Andi yang saat ini menjadi Calon Legislatif Partai PPP Dapil I Bondowoso ini.

Andi juga menambahkan, “semoga prestasi ini adalah awal, namun tidak cukup sampai disini, harus terus mengukir prestasi-prestasi yang lain dibidang pengetahuan,” ujar caleg PPP nomor urut 1 ini. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/