Monday, April 8, 2019

Bupati Bondowoso Buka Pelatihan dan Pembentukan Kader Bela Negara

BONDOWOSO – ijenpost.net – Bupati Bondowoso, Salwa Arifin, secara resmi membuka Pelatihan dan Pembentukan Kader Bela Negara hasil kerja sama dengan Pemerintah setempat, Senin (8/4/2019) di Aula Hotel Anugrah Bondowoso.

Pembukaan acara tersebut, diikuti 100 peserta dari unsur perguruan tinggi, mahasiswa, Ormas, elemen masyarakat dan pondok pesantren.

Dalam kesempatan ini, bupati Salwa mengutip lirik lagu ‘Ya Lal Wathon’ dan ‘Hubbul Wathon’yang memiliki arti ‘Wahai Anak Bangsa’ atau ‘Cinta Tanah Air’.

Menurutnya, bentuk kecintaan terhadap tanah air, kita harus bisa berjuang dengan jiwa raga dalam rangka membela negara.

“Bentuk bela negara bukan hanya mengangkat senjata saja. Akan tetapi sebagai warga negara harus bertanggung jawab untuk memajukan perekonomian, pendidikan dan kegiatan lainnya yang bermanfaat,” ujar orang nomor satu di Bondowoso itu.

Disamping itu, ia mengajak peserta untuk memiliki rasa nasionalisme yang tinggi apalagi di era reformasi yang banyak membawa perubahan di segala bidang.

“Ada perubahan yang positif pada masyarakat, namun ada dampak yang pada gilirannya akan merugikan dan keutuhan wilayah NKRI. Bela negara biasanya selalu dikaitkan dengan militer dan militerisme yang seolah-olah hanya tanggung jawab bela negara hanya milik TNI, berdasarkan pasal 30 UUD 1945 menyebutkan bela negara merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara Indonesia,” jelasnya.

Sementara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bondowoso, Achmad Prajit pada acara tersebut, mengatakan, bahwa pelaksanaan kegiatan bela negara, sangat perlu. Sebab, berdirinya kegiatan ini sejak era reformasi 1998, namun di Bondowoso baru kali ini dilaksanakan.

“Beberapa waktu lalu ada 12 orang yang sudah mengikuti Diklat bela negara di provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan, bahwa pelatihan bela negara ini jangan disangkutpautkan dengan politik, dimana kita akan melaksanakan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang.

“Kegiatan ini bukan karena tahun politik. Ini perlu dipahami dan tidak memelintir orang sipil seolah-olah bayangan dari TNI atau Polri,” tegasnya.

Seraya menambahkan, semoga kegiatan ini menjadi Bondowoso ‘Melesat’.

“Tadi pagi pukul 07.30 WIB, kita kabari. Alhamdulillah pukul 08.00 WIB para peserta kompak menghadiri kegiatan ini. Kehadiran mereka menunjukkan rasa kecintaan terhadap negara ini,” tambahnya. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/