Friday, July 26, 2019

KH. Salwa Arifin Wajib Evaluasi Kinerja Pj. Sekda

BONDOWOSO - ijenpost.net - Hampir satu tahun berkuasa, banyak janji kampanye Pilkada 2018 lalu yang belum ditunaikan Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin.

KH. Salwa Arifin dinilai lemah dalam perombakan pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Demikian diungkapkan LSM Libas, Ahmad Fauzan Abdi saat ditemui di kediamannya, kamis (25/07/2019).

Ahmad Fauzan Abdi mengungkapkan, masih sederet kebijakan dan janji politik yang sampai dengan hari ini belum dapat di wujudkan oleh Bupati.

"Mengapa KH. Salwa Arifin terkesan takut membersihkan kerikil yang justru menghambat kinerjanya, sehingga terbukti terjadi carut marut tata kelola dan administrasi pemerintahan yang seharusnya menjadi ranah Sekda dalam meneliti dan memberi pertimbangan Bupati sebelum disetujui," kata Ahmad Fauzan Abdi.

Karenanya, LSM Libas berharap KH. Salwa Arifin berani merombak pejabat secepatnya, sesuai hak dan kewenangan yang dimilikinya, tanpa adanya intervensi dari manapun dan sesuai dengan mekanisme hirarki yang berlaku.

Sehingga pemahaman dan loyalitas para pejabat Kabupaten Bondowoso harusnya mendukung 100 persen program dedikasi KH. Salwa Arifin sebagai Bupati. Bukan sebaliknya mempertahankan pejabat penjilat, yang justru dapat menjerumuskan Bupati masuk dalam jebakan “batman”.

"Sekarang masih ada beberapa SKPD yang dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt), dibiarkan menggantung kosong. Sementara beberapa waktu lalu penggantian jabatan baru pun ditengarai penuh dengan praktik KKN dan personalnya pun cenderung balas jasa politik dukung mendukung. Masih diisi figur yang berpotensi besar melakukan penyalahgunaan kewenangan dan anggaran," papar A’an sapaan akarab Ahmad Fauzan Abdi.

"Kami mengharapkan peran Agung sebagai Pj. Sekda justru lebih dominan, terutama dalam menempatkan jabatan-jabatan SKPD, dapat memunculkan pejabat pimpinan SKPD yang profesional, bersih dari rekam jejak korupsi. Tetapi kenyataan sangat bertolak belakang," terang A’an.

Atas dasar itulah, LSM Libas mengharapkan KH. Salwa Arifin mengevaluasi kinerja buruk Pj. Sekda Bondowoso yang tidak memiliki kemauan keras dalam mewujudkan visi misi dan janji kampanye Bupati.

"Bupati harus mengganti Pj. Sekda dan menetapkan Sekda definitif dalam minggu ini, juga mengganti pejabat OPD yang terindikasi tidak cakap dalam menjalankan tugasnya, baik pejabat baru maupun lama dan yang akan segera dilantik," pungkas A’an. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/