Sunday, July 14, 2019

PPDB 2019 SMAN 1 Tumpang Kab Malang
"Pihaknya Ikuti Arahan Gubernur Jatim"

MALANG ijenpost.net – pendidikan yang tinggi menjadi dambaan semua anak didik, namun kendala ekonomi keluarga menjadi hambatan untuk meraih cita cita , karena untuk bersekolah di jenjang yang lebih tinggi khususnya SMAN di samping pandai juga mampu, sebab sekolah dalam memenuhi kriteria Sekolah Unggulan harus mempunyai fasilitas tambahan yang memadai untuk kebutuhan siswanya walau Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah tiap tahunnya telah mengucurkan anggaran pendidikan yang cukup besar.

SMAN 1 Tumpang di Kab Malang berupaya dan berusaha menjadi salah satu Sekolah faforit telah melengkapi fasilitas fasilitas pendidikan yang memadai bagi siswanya, dan terbukti SMAN 1 Tumpang ini meraih penghargaan Indonesia Best Of The Best Award dengan catagory "The Best Favorite School In Education Exelent Of The Year"

Dalam PPDB tahun 2019 pihak sekolah telah membebaskan siswa no rupiah kepada siswa tidak mampu dan berprestasi, menurut kepala sekolah SMAN 1 Tumpang H. Edy Parlindungan, "untuk meningkatkan prestasi di sekolahnya di perlukan fasilitas-fasilitas yang memadai guna menunjang kemampuan anak didik kita, kalau kita hanya mengandalkan dana BOS, DAK dan bantuan Provinsi di rasa masih kurang, untuk itulah pihak sekolah melalui Komite sekolah bermusyawarah dengan wali murid baru, tujuan utamanya meningkatkan fasilitas belajar mengajar siswa, dan hampir semua wali murid setuju dan siap membantu bergotong royong untuk memenuhi fasilitas yang di perlukan, seperti contoh penambahan gedung baru, kalau menunggu DAK belum di bangun lagi sejak terakhir kali 2014 lalu.

Untuk di ketahui ,tahun 2019 ini pihak nya kebanjiran siswa cukup banyak karena SMAN 1 Tumpang menjadi salah satu sekolah Favorit, karena keterbatasan fasilitas dan gedung sekolah maka pihaknya perlu membatasi hanya sampai 300 an siswa yang bisa di terima di sekolah ini.

Mengenai siswa kurang mampu, lanjut Edy, "pihaknya mengratiskan semua sumbangan, mulai berupa segaram dan sumbangan lainnya, di perkirakan jumlah siswa kurang mampu untuk penerimaan tahun 2019 ini cukup banyak dan sekali lagi semua gratis, dan semua telah sesuai arahan Ibu Gubernur Jawa Timur dengan program "TISTAS".
Untuk siswa yang mampu, pihaknya tidak menekan harus bayar sekian untuk sumbangan ini, semuanya saya serahkan ke wali murid sumbang berapa saya terima dan semua aspirasi dari wali murid kita demi kemajuan sekolah ini, maka nya sebagian wali murid saat rapat menghendaki adanya peningkatan fasilitas penunjang pendidikan di sekolah yang sumber dananya di ambil dari simbangan sukarela wali murid", ujar Edy mengakhiri pembicaraan. (nes)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/