Friday, September 6, 2019

Bupati Salwa Imbau Masjid di Bondowoso Tolak Kelompok Penyebar Radikalisme


BONDOWOSO – ijenpost.net – Bupati Bondowoso Salwa Arifin mengimbau agar seluruh pengurus masjid di Kabupaten Bondowoso tidak memberikan ruang bagi kelompok-kelompok yang berpotensi menyebarkan paham radikalisme.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara pelantikan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bondowoso di Pendapa Bupati, Jumat (6/9/2019).

“Makanya, para takmir masjid perlu bergerak. Masjid harus dipenuhi dengan kegiatan-kegiatan. Agar tidak ada peluang dari kelompok yang lain,” ujarnya.

Dia juga mendorong masjid terus melakukan antisipasi, agar kelompok pengusung paham radikalisme tidak masuk dan menguasai masjid.

“Maka takmir harus memakmurkan masjid dengan semua kegiatan keagamaan,” tegas Pembina DMI Kabupaten Bondowoso tersebut.

Sementara itu, Ketua DMI Bondowoso periode 2019-2024, KH Abdurrahman Ilyas mengatakan bahwa pihaknya pasti berupaya mencegah paham-paham radikal yang berupaya disebarkan lewat masjid.
“Kami juga akan bersinergi dengan pihak pemerintah dan ormas, baik NU maupun Muhammadiah, untuk terus berupaya menanggulangi paham radikalisme,” ucapnya.

Menurutnya, sebagai warga negara punya kewajiban untuk mempertahankan NKRI. Makanya kata dia, kegiatan di masjid akan diisi dengan hal-hal yang lebih baik.

Dijelaskan KH Abdurrahman, selain masalah ubudiyah, masjid juga harus menjadi tempat kegiatan muamalah.

“Nanti juga ada pembinaan semuanya. Seperti tenaga yang ada di remas (remaja masjid). Nanti akan didiklat bagaimana menjadi orang ahli sehingga akan ketahuan hasilnya di wilayah masing-masing sangat bermanfaat,” paparnya.

Dengan demikian, otomatis akan menjadi kemakmuran masjid di Bondowoso. Sehingga tidak ada kesempatan bagi kelompok radikal, untuk menguasai masjid. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/