Monday, September 16, 2019

Panen Raya Kodim 0822 Bondowoso Bersama Poktan Sari Bumi 2

BONDOWOSO – ijenpost.net – Kodim 0822/Bondowoso turut serta panen raya di lahan sawah H. Cung Kusaeri yang berlokasi di Desa Cindogo Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso, seluas 2,3 Hektar, Senin (16/09/2019).

Letkol. Inf. Jadi, S.I.P, mengucapkan banyak terima kasih kepada Ketua Kelompok Tani Sari Bumi 2, H. Cung Kusaeri. “Kami sangat mengapresiasi para petani khususnya H. Cung Kusaeri, yang telah memberi kesempatan kepada saya turut serta dalam Panen Raya Kodim 0822/Bondowoso dalam rangka peningkatan Ketahanan Pangan dan HUT TNI ke-74,” katanya.

Selanjutnya acara diawali dengan sambutan, H. Cung Kusaeri, dalam sambutannya menyatakan, “Panen raya ini bentuk nyata kepedulian Kementrian Pertanian, Pemerintah Kabupaten Bondowoso, petani, jajaran Kodim 0822/Kabupaten Bondowoso, Forkopimka Tapen, dan para tokoh masyarakat. “Saya berharap hasil panen petani dapat ditingkatkan di masa yang akan datang,” ujarnya. 
Sambutan dilanjut oleh Kapala Dinas Pertanian Bondowoso, diwakili oleh Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Winarto, Msi. Dalam sambutannya Winarto, Msi., berpesan kepada semua undangan, untuk selalu selalu bersyukur, mudah mudahan Allah akan melipat gandakan panen selanjutnya. Tentunya dibalik syukur harus tetap evaluasi, introspeksi dan membuat perencanaan yang lebih ke depan.

“Kita sedang melaksanakan pembangunan pertanian dalam rangka menyongsong bangsa kita, mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Dan Bondowoso menjadi penyumbang yang cukup besar. Target luas tanam setahun adalah 93 ribu hektar, insyaallah tercapai, karena masih ada waktu 3 bulan kedepan. Kita gerakkan percepatan tanam yang mulai hari ini kita gerakkan ke seluruh komponen”, sambutnya.

“Diperlukan kerjasama dengan Babinsa dan penyuluh, untuk memenuhi target luas lahan yang ditanam. Hari ini desa Sempol, Besuk, Pandak dan Leprak, sudah kita gerakkan percepatan tanam. Kita juga akan berupaya, bagaimana meningkatkan produksi petani kita dengan sistem tumpang sari. Insyaaallah musim penghujan mendatang, kami mintakan bantuan bibit kepada pemerintah pusat untuk hampir 10 Hektar atau tepatnya 9.882 Hektar. Kira coba tumpangsari antara jagung hibrida dengan padi non hibrida”, jelas
Winarto, Msi.
Sementara sambutan Dandim 0822/Bondowoso, Letkol. Inf. Jadi, S.I.P, menyebut petani sebagai pejuang jaman sekarang. “Jika satu tahun saja petani tidak tanam padi, mungkin saya tidak akan pernah makan beras lokal atau beras indonesia”.

Menurut Letkol. Inf. Jadi, S.I.P, hasil panen adalah hasil dari proses panjang yang dilakukan, bukan serta merta satu dua hari dilakukan, tentunya melalui proses panjang dari proses perencanaan bidang pertanian, pengolahan, kondisi tanah, sistem, bibit, pupuk lalu pasca panen mau di kemanakan.

Lulusan Akabri 2000 ini, menekankan perencanaan harus benar-benar dilaksanakan dengan baik, dengan membentuk kelompok-kelompok tani agar dapat dikoordinir dan sharing ilmu, apalagi ada bantuan-bantuan dari Pemerintah, walaupun belum semua petani mendapatkan, tetapi paling tidak di Kolompok Tani sudah ada mesin pengairan, mesin mengolah tanah dan mesin pemanen, tentunya sangat membantu sekali, dalam mewujudkan terlaksananya program Pemerintah dalam upaya mencapai swasembada pangan dan ketahanan pangan.

Dandim juga berharap, penggunaan pupuk organik, dalam upaya menjaga tanah tetap subur 20-30 tahun mendatang, sebagai warisan kepada anak cucu kita. "Kebutuhan pangan kita tiap tahun selalu bertambah, tetapi ketersediaan lahan pertanian yang semakin sempit. Mudah-mudahan pertanian kita semakin maju dan menjadi daya tarik sendiri utk para anak-anak muda, jangan sampai anak muda saat ini tidak ada yang mau jadi petani, karena masih melihat sistem pertanian yang tradisional".

Komandan Kodim yang baru menginjak bulan kedua masa jabatannya di Kodim 0822/Bondowoso ini berharap, ada anak pemuda yang bercita-cita menjadi petani yang sukses. "Menjadi tugas kita bersama menyiapkan tongkat estafet kepemimpinan dibidang pertanian modern kepada anak-anak muda. Anak-anak muda harus dapat memandang bahwa Pertanian modern harus jadikan tantangan menciptakan peluang yang ada”. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/