Friday, October 11, 2019

OPINI : Ditegur Karena Melampaui Kewenangan Kepala Daerah, Sekretaris Penguasa Semakin Marah

OPINI : Video salah satu oknum pejabat di suatu Daerah marah-marah, saat terjadi Demo Kepala Wilayah Adat viral di medsos. Dalam video yang berdurasi ± 2,5 menit tersebut, diketahui pria yang mengaku sebagai Sekretaris Penguasa (Sekpeng) suatu Daerah terlihat marah-marah menghadapi para pendemo.

Sekpeng ditegur oleh Ketua Wakil Rakyat saat menjawab para pendemo, bahwa pernyataannya memecat Kepala Satuan Kerja sudah melampaui kewenangan Kepala Daerah, dan hanya Kepala Daerah yang bisa memecat Pegawai Negara bukan Sekpeng.

T
eguran keras dan telak dari Ketua Wakil Rakyat kepada Sekpeng, tidak membuat surut nyali Sekpeng yang sudah dikenal sebagai orang yang temperamental, kasar, suka mengancam dan suka komentar bisa memecat seorang kepala dinas.

Bahkan, Sekretaris Penguasa pernah mengangap remeh Wakil Kepala Daerah, karena Kepala Satuan Kerja yang di backup oleh Wakil Kepala Daerah, ternyata setelah dia pecat Kepala Satuan Kerja tersebut, tidak bisa berbuat apa-apa, dan tidak ada pengaruhnya sama sekali.


Dalam pertemuan dengan para pejabat bawahan Sekpeng, pasca ditegurnya Sekpeng oleh Ketua Wakil Rakyat, Sekpeng dengan tegas didepan para bawahannya menyatakan, kekecewaanya kepada Ketua Wakil Rakyat, dan Sekpeng tetap seperti biasanya, tidak merasa bersalah, dan mengeluarkan kata ancaman yang tidak jelas maksudnya apa.

“Saya tidak suka dipotong saat bicara dengan pendemo, TUNGGU TANGGAL MAINNYA”, kata Sekpeng di depan para bawahannya.

Entah ancaman “TUNGGU TANGGAL MAINNYA” sebenarnya ditujukan kepada siapa dan apa yang akan dilakukan Sekpeng kepada orang yang dimaksudnya. Bisa jadi ketua Wakil Rakyat atau kepada pihak lainnya. Melihat konteks pembicaraannya, beberapa bawahan Sekpeng menyimpulkan sebagai bentuk ancaman kepada Ketua Wakil Rakyat.

Bisa jadi, Sekpeng ini adalah satu-satunya Sekpeng di negara ini, yang benar-benar bisa memecat seorang Kepala Satuan Kerja atau pegawai negara lainnya. Sekpeng juga seorang yang benar-benar pemberani, jujur, bersih, agamis, petarung sejati dan paling smart.

Siapapun lawan akan dihadapinya akan dia libas. Pasalnya Sekpeng mengaku sebagai KPK dan BPK yang pernah menangkap seseorang yang memiliki kedekatan dengan Jenderal Tentara Bintang Tiga (ketua tim sukses pilpres), dan seseorang tersebut juga memiliki kedekatan dengan wakil penegak hukum tingkat provinsi.

“Saya libas dia, saya KPK-nya, saya sendiri tanpa bantuan orang lain, saya libas dia”, kata Sekpeng menyakinkan bawahannya bahwa dia pernah menjadi KPK, yang hanya seorang diri berani dan mampu melibas pejabat yang dekat dengan petinggi instansi negara. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/