Tuesday, November 12, 2019

Akun Facebook Mas Wie “Diduga Rumah Sakit Daerah dr. H Koesnadi (RSUD) Melakukan Makar Kepada Bupati Bondowoso”

BONDOWOSO – ijenpost.net – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Koesnadi Bondowoso mendapatkan kritik keras dari warganet, karena dinilai RSUD Dr. Koesnadi memberikan layanan yang tidak adil kepada masyarakat.

Melalui akun facebooknya, Mas Wie, menguraikan tentang kejadian di rumah sakit milik pemerintah. Sabtu (9/11/2019) yang menurutnya benar-benar tidak memberikan keadilan bagi masyarakat, saat Wakil Bupati (Wabup) sakit mulai dari dokter umum, dokter spesialis dan pejabat di lingkungan RSUD bisa ada dan hadir di rumah sakit.

“Jumat 13 September 2019 yang lalu ketika pak wabub sakit waktu dan harinya sama dengan kemaren Jumat 8 November 2019, yang saya ingat waktu itu mulai dari dokter umum dokter spesialis dan pejabat di lingkungan RSUD bisa ada dan hadir di Rumah Sakit tanpa harus melihat SOP, kemudian mengapa hari ini kembali ke alasannya SOP rumah sakit”

“DAN VISITENYA NUNGGU HARI SENIN 11 NoVEMBER 2019??? Apa ini yang disebut KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA???”

“Diduga Rumah Sakit Daerah dr. H Koesnadi (RSUD) Melakukan Makar Kepada Bupati Bondowoso”
(9/11/2019).

“Peraturan Bupati Bondowoso Nomor 44 Tahun 2011 Tentang Hari dan Jam Kerja dst. Masih berlaku sampai dengan hari ini. Diaturan ini dijelaskan bahwa jam kerja RSUD adalah 6 hari kerja dari Hari Senin sampai dengan hari Sabtu.”

“Fakta yang ada sampai dengan hari ini adalah RSUD memberlakukan kebijakan 5 hari kerja dari Hari Senin Sampai Dengan Hari Jumat tanpa dasar yang jelas baik perbub atau perda. Ini menunjukkan bahwa Pihak RSUD secara terang benderang telah melakukan perbuatan melawan Bupati Bondowoso.”

“Dampak dari kebijakan diatas dapat di pastikan masyarakat Bondowoso tidak bisa memperoleh hak pelayanan RSUD di hari Sabtu dikarenakan semua Poli yang ada di RSUD di berlakukan hari libur. Bersambung......”

Sejak diposting status tersebut telah di-like lebih dari 34 orang dan dikomentari lebih dari 31 orang. Umumnya warga memberi dukugnan kepada akun Mas Wie dan komentar negatif terhadap pelayanan RSUD tersebut.

Berikut ini beberapa komentar facebooker menanggapi satatus Mas Wie. @ Hari Masyhuri Kok bisa membuat kebijakan tanpa surat tembusan ke bupati .itu jelas" melanggar aturan .berapa orang mulai dulu sejak di berlakukan nya kebijakan itu .kalau itu di hitung 2 tahun berapa orang kah yg sudah di telantarkan oleh kebijakan itu ..siapa sih itu

@ Ramli Arul Barangkali tdk hanya Birokrasi di Rumah sakit yang melawan Bupati.. Tp beberapa birokrasi lain sptnya jg sm dg apa yg terjadi pada birokrasi di rumah sakit.. Bupati di serang dr internal dan ekaternal.. SEBAIKNYA BUPATI SEGERA BERTINDAK SEBELUM SEMUANYA TERLAMBAT. kira2 inspektorat apa masih menjalankan fungsinya mas..???. wow.. Mungkin takut di mutasi sm si wabup.. He. He..

@ Yusdeny Lanasakti Tolong mas wie perjuangkan juga hak tenaga medis yg dihutang BPJS selama bertahun tahun molor..mereka kerja siang malam menjalankan kewajiban tapi hak nya di hutang. Tolong tuliskan juga ya mas..kasihan tenaga medis di seluruh bondowoso ini.

@ Cak Abrori Haruskah hanya krn jaspel nilai2 kemanusiaan yg sangat membutuhkan harus di tinggal apa lagi hrs mangkir dari kebijakan ... Menolong org sakit adalah suatu keniscayaan... persoalan kemanusiaan bkn pantas n tdk ..ini peringatan bagi semua jgn mempersulit org sakit jgn meremehkan org miskin n jgn mempersulit org yg cari ilmu sebab do a mrk makbul...

Ijen Post juga mencoba mengkonfirmasi akun Mas Wie lewat pesan Facebook namun yang bersangkutan belum merespon. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/