Monday, December 23, 2019

Sidang Paripurna Interpelasi, Bupati Akan Laksakan Seluruh Rekomendasi KASN


BONDOWOSO- ijenpost.net - Sidang paripurna DPRD dengan agenda mendengarkan tanggapan dan penjelasan Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin, terkait pelanggaran ketentuan perundangan dalam proses mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai menemukan titik terang, Bupati akan melaksanakan seluruh rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang tidak lama lagi akan diputuskan oleh KASN. Pimpinan sidang memutuskan, hasil sidang Interpelasi dan tanggapan Bupati untuk ditindaklanjuti oleh Banmus DPRD Bondowoso, (23/12/2019).

Usai sidang paripurna, Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin tampak enggan memberikan penjelasan kepada awak media yang mewancarainya. KH. Salwa Arifin hanya bergegas jalan keluar dari ruang Sidang Paripurna DPRD Bondowoso tanpa memberikan penjelasan apapaun.

Di luar gedung Paripurna, Ketua DPRD Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, menjelaskan kepada awak media, bahwa Sidang Paripurna Interpelasi sudah sesuai dengan ketentuan PP 12 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota dan Tata Tertib DPRD Bondowoso, Pasal 80.

“Paripurna Interpelasi sesuai dengan PP 12 tahun 2019 dan tatib DPRD, pasal 80, Bupati memberikan penjelasan atas materi interpelasi, dan agenda hari ini adalah jawaban dan penjelasan Bupati. Maka, apapun jawaban Bupati akan di bawa ke Banmus, kemudian Banmus merekomemdasikan rapat-rapat paripurna berikutnya. Rapat Paripurna berikutnya adalah menjadi kewenangan fraksi-fraksi untuk menyatakan pendapat”, jelas H. Ahmad Dhafir.

Fraksi bukan alat kelengkapan dewan, sambung H. Ahmad Dhafir, dan saya bukan kepala DPRD, saya hanya ketua DPRD sebagai koordinator. Mengkoordinir apa yang menjadi pendapat fraksi, dan kemudian mengambil sikap DPRD. Jadi Semua kewenganan ada pada fraksi-fraksi, saya hanya sebagai pengkoordinir.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Dipastikan Belum Menerima Rekomendasi KASN

Saat ditanyakan awak media, perihal jawaban Bupati dalam Sidang Peripurna Interpelasi tersebut, H. Ahmad Dhafir menyatakan, “Yang pasti, karena jawaban Bupati disampaikan pada sidang Paripurna, maka tentunya jawaban Bupati akan dibawa ke Banmus, kemudian Banmus akan membawa pada rapat-rapat paripurna berikutnya, dan tentu akan melahirkan rekomendasi”.

Jawaban lengkapnya, saya takut salah. Intinya jawaban Bupati, antara lain, interpelasi bukan hal baru, tetapi bentuk komitmen DPRD dalam melakukan fungsi pengawasan kepada Pemerintah, dan menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah Bondowoso. DPRD hanya menjalankan tugas dan bentuk tanggungjawab DPRD, kemudian muncul Interpelasi.

“Apapun kesimpulan KASN, dalam waktu yang tidak terlalu lama, Bupati akan tunduk melaksanakan seluruh rekomendasi KASN”, tambahnya.

Saat ditanya awak media, terkait rekomendasi KASN seperti yang sudah diterima Bupati, dan sempat viral di media. ”Untuk rekomendasi KASN... (H. Ahmad Dhafir tidak menjawab), kalau Berita Acara rapat KASN, DPRD sudah menerima, jika wartawan ingin tahu saya persilahkan...”, jelasnya singkat. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/