Thursday, March 26, 2020

Bupati Bondowoso Bedah Buku Fugh Tata Negara

BONDOWOSO – ijenpost.com – Bupati KH. Salwa Arifin, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Jawa Timur untuk mengnguatkan nilai-nilai kebangsaan.

Hal itu KH. Salwa Arifin sampaikan saat memberikan sambutan di acara bedah buku ‘Fiqh Tata Negara’ karya KH. Afifuddin Muhajir yang diikuti oleh kepala dinas dan camat di Pendapa Bupati, Kamis (26/9/2019).

KH. Salwa juga mengaja agar selalu mempertahankan budaya lokal dan kearifan lokal secara proporsional dalam kehidupan sehari.

Menurutnya, Indonesia merupakan usaha kompromi yang dilakukan oleh berbagai kalangan.

"Apalagi Pancasila sebagai filosofi, sekaligus ideologi Negara yang digali dari nilai-nilai Kebangsaan dan di dalamnya ada nilai-nilai dari agama dan budaya yang ada," ujarnya

Dia berharap, semoga dengan buku Fiqh Tata Negara ini akan semakin tercerahkan dan semakin memahami tentang Islam dan negara.

" Kami juga berharap masyarakat tidak mudah dipengaruhi dengan berita-berita yang sering mengkambinghitamkan Islam, sehingga menimbulkan banyak perpecahan," sambungnya.

Dia pun berdoa, semoga Allah SWT senantiasa memberikan ilmu yang bermanfaat kepada kita semua, dan memberi petunjuk serta hidayah sehingga Kita dapat mengisi kehidupan ini dengan ibadah dan kebaikan.

Sementara itu, penulis buku, KH Afifudin Muhajir menjelaskan, Negara bukan tujuan, tapi sarana untuk mencapai tujuan. Maka negara itu harus dinamis.

“Makanya dalam Al-quran dan hadis tidak ada bentuk negara. Apakah itu teokrasi, monarki atau demokrasi,” jelas Wakil pengasuh Ponpes Salafiyah Syfiiyah Sukorejo tersebut.

Hanya saja, dalam Al-quran dijelaskan prinsip umum. Yakni seperti keadilan, kebebasan, Kesetaraan, permusyawaratan, dan terakhir pengawasan dan kontrol dari rakyat.

Dijelaskannya juga, bahwa tujuan negara itu ada dua. Yakni di bidang duniawi, menciptakan kehidupan yang makmur. Serta di bidang ukhrowi (akhirat), yakni negara ini menjadi kondusif dan aman, untuk melakukan ibadah keagamaan dan mengumpulkan bekal, untuk akhirat nanti.

“Kalau agama dijaga, dan kehidupan dunia diatata dengan baik sehingga menciptakan perdamaian. Maka tujuan negara sudah tercapai,” jelas Mustasyar PBNU tersebut.

Selain ASN di Bondowoso, turut hadir bedah buku ‘Fiqh Tata Negara’ karya KH. Afifuddin Muhajir, mahasiswa, pemuda NU dan Muhammadiyah, dan beberapa organisasi yang lain. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/