Sunday, March 15, 2020

Komisi II DPRD Bondowoso, Segera Raker Menindaklanjuti PT. Bogem

BONDOWOSO – ijenpost.com – Komisi II DPRD Bondowoso dalam waktu dekat, akan memanggil salah satu Komisaris PT. Bondowoso Gemilang (Bogem) yang sebelumnya tidak hadir dalam rapat kerja Komisi II. Komisaris yang dipanggil adalah Saifullah, SE, M.Si., yang kebetulan menjabat sebagai Sekretaris Daerah Bondowoso.

"Kami akan memanggil salah satu Komisaris PT. Bogem. Kita akan meminta klarifikasi terkait banyak hal dan temuan dari hasil sidak Komisi II," kata anggota Komisi II DPRD Bondowoso, A. Mansur, S.H.I., MH., Minggu (15/3/2020).

Politikus PKB itu mengaku kesal, karena Komisaris PT. Bogem seakan-akan tidak mengetahui permasalahan krusial yang terjadi di internal PT. Bogem, berikut soal aliran dana PT. Bogem yang di mutasi ke rekening pribadi salah satu Direksi.

"Komisi II sudah mengumpulkan data-data yang selanjutnya akan membuat kesimpulan dan rekomendasi," tutur Mansurnya.

Seperti diketahui, Rapat Koordinasi pertama antara Komisi II dengan PT. Bogem, banyak menemukan ketidakwajaran dalam pengelolaan strategi perusahaan maupun keuangan perusahaan. Dibuktikan dengan adanya mutasi uang PT. Bogem ke rekening pribadi salah satu Direksi, dan miskinnya inovasi dari Direksi PT. Bogem. Dalam kegiatan usaha yang seharusnya mampu meningkatkan produktifitas perusahaan dan petani kopi. Ini menandakan Direksi PT. Bogem tidak memiliki bisnis plan yang jelas.

“Kami akan segera menjadwalkan rapat kerja Komisi II, dalam waktu dekat ini,” kata Mansur.

Komisi II juga akan melakukan evaluasi kinerja Komisaris, yang kami anggap jauh dari harapan, dan terkesan komisaris melakukan pembiaran carut marut pengelolaan PT. Bogem. Kami ingin mengetahui, sejauh mana tanggungjawab Komisaris dalam melaksanakan tugasnya seperti yang diamanahkan oleh UU 40 tahun 2007 pasal 63 terkait rencana kerja perusahaan yang diajukan oleh Direksi. Hal ini menandakan komisaris PT. Bogem tidak menjalankan amanah pasal 66 ayat (1) terkait menelaah laporan tahunan, terbukti adanya carut marut pengelolaan keuangan dan juga tidak berjalannya rencana kerja PT. Bogem, itupun kalau PT. Bogem memiliki rencana kerja.

Selaku Komisaris seharusnya paham dengan amanah pasal 108 UU 40 Tahun 2007, dimana komisaris memiliki tugas melaksanakan pengawasan dan kebijakan pengurusan baik mengenai perseroan maupun usaha perseroan. Carut marut ini, menandakan Dewan komisaris tidak memberikan nasehat kepada direksi, seperti amanah pasal 108.

Mansur mengingatkan, PT. Bogem Mengelola uang rakyat, jadi jangan main-main dengan uang rakyat. Apalagi ada informasi yang beredar di media, perusahaan tersebut kebingungan menjual 18 ton kopi karena harga pembelian yang jauh diatas harga pasar. Seharusnya tidak ada timbunan stok barang sebanyak itu. Apakah ini menandakan, Direksi PT. Bogem tidak memiliki kapasitas dan kapabilitas sebagai seorang direksi dan hanya mempu menghabiskan uang rakyat. Belum lagi persoalan rekruitmen Direksi PT. Bogem yang di duga cacat prosedur dan cacat kewenangan.

Tujuan dari pendirian Perumda PT. Bogem adalah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di bidang perkebunan kopi rakyat. Tetapi dengan cara kerja “gila” seperti ini, jangankan PAD yang di dapat bahkan potensi kerugian yang akan menjadi beban Pemerintah Daerah.

"Komisi II juga akan melakukan inventarisasi aset-aset dan persediaan barang milik PT. Bogem, terutama persediaan barang dari pembelian kopi rakyat disesuaikan dengan sisa keuangan PT. Bogem. Kita akan menghitung dan menganalisa kewajaran perputaran uang PT. Bogem”.

Komisi II DPRD Bondowoso dalam rapat kerja yang akan segera dilaksanakan, akan meminta bukti-bukti faktur pembelian untuk disesuaikan dengan bukti kas keluar dan bukti penerimaan barang. Jika ditemukan ada ketidaksesuaian dalam laporan tersebut, maka komisi II tidak menutup kemungkinan akan menyerahkan masalah ini ke penegak hukum, pungkas Mansur. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/