Wednesday, June 3, 2020

Bupati Bondowoso Himbau Ponpes Ikuti Protokol Kesehatan Covid-19

Bondowoso – ijenpost.com Ditengah pandemi covid-19, Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, terus berupaya memutus rantai penyebaran virus corona tersebut. Bahkan, Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin, mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 450/274/430.4.3/2020 tertanggal 3 Juni 2020, yang ditujukan kepada pengasuh Pondok Pesantren dan lembaga keagamaan di wilayahnya.

Sebab, sudah menjadi tradisi merayakan Idul Fitri 141 Hijriah, para santri akan kembali ke Pondoknya dengan diantar oleh wali Santri. Oleh karena itu, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, semua pondok pesantren wajib mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

“Dengan ini kami menghimbau kepada segenap pengasuh pondok pesantren dan lembaga keagamaan, agar menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 pada saat menerima santri dan santriwati yang akan kembali ke pondok,” kata Bupati Bondowoso, Kamis (4/6/2020).

Adapun poin penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di lingkungan Pondok Pesantren tersebut, ada enam poin yakni :

Pertama, santri yang berasal dari kecamatan terdampak Covid-19 (zona merah), diwajibkan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sebelum kembali ke pondok.

Kedua, santri yang kembali ke pondok wajib membawa surat keterangan sehat dari dokter/puskesmas di daerah asal.

Ketiga, wali santri atau keluarga yang mengantarkan tidak boleh lebih dari dua orang dan tidak diperkenankan masuk ke lingkungan pondok.

Keempat, selama berada di lingkungan pondok tetap mewajibkan penggunaan masker, menjaga jarak, tidak berjabat tangan dan cuci tangan dengan sabun.

Kelima, pondok menyediakan tempat cuci tangan dan melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala di lingkungan pondok.

Keenam, segera menghubungi posko Covid-19 atau tempat layanan kesehatan terdekat, apabila didapati santri atau santriwati yang mengalami sakit dengan gejala mirip atau diindikasi Covid-19.

Bupati menambahkan, himbauan ini harus ditaati oleh setiap Pondok Pesantren. Dan pihaknya juga akan melakukan pemantauan langsung terhadap setiap Pondok Pesantren yang berada di Bondowoso.

“Kami minta, semua Ponpes untuk mematuhinya,” imbuh orang nomor satu di Kabupaten Bondowoso ini. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/