Sunday, October 4, 2020

Tokoh Dan Ulama Bondowoso Dukung Mulya Abadi Pada Pilkada Situbondo 2020

BONDOWOSO - ijenpost.com – Calon Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Situbondo Yoyok Mulyadi-Abu Bakar Abdi (Mulya-Abadi) terus bergerak dan meminta restu kepada para pemuka agama – Kyai, Tokoh Masyarakat dan Para Tokoh, tak terkecuali dari di Kabupaten tetangga Bondowoso.

Kali ini Cabup Situbondo periode 2020 - 2025 Yoyok Mulyadi-Abu Bakar Abdi (Mulya-Abadi), bersilaturahmi kepada KH. Muhammad Maksum bin Tirmidzi Pengasuh PP Darul Ihsan, Jln. Kopral Murin Pejaten Bondowoso. Dalam acara silaturahmi dengan ulama dan tokoh dari Situbondo-Bondowoso, KH. Muhammad Maksum didampingi oleh didampingi oleh Abah Singo alias Gus Ilyas.

Dalam silaturahmi tersebut, turut hadir Ketua DPRD Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, Hj. Esyi Lussanti, serta beberapa tokoh pemuda, yang turut memberikan dukungannya pada pasangan Mulya-Abadi.
 
 Dalam tauziahnya, KH. Muhammad Maksum memaparkan kriteria dalam memilih pemimpin. “Memilih seorang pemimpin adalah bagian dari urusan dunia sekaligus akhirat. Memilih pemimpin bagian dari urusan agama yang sangat penting. Islam tidak memisahkan antara dunia dan akhirat, termasuk dalam memilih pemimpin,” katanya.

KH. Muhammad Maksum, juga menitipkan pesan kepada Yoyok Mulyadi, untuk berusaha menjadi pemimpin yang jujur/amanah. “Amanah mendatangkan rezeki dan khianat mendatangkan kefakiran”, pesan KH. Muhammad Maksum.

Seorang pemimpin yang amanah, kata KH. Muhammad Maksum, akan berusaha sekuat tenaga untuk menyejahterakan rakyatnya, walaupun sumber daya alamnya terbatas. Sebaliknya pemimpin yang khianat sibuk memperkaya diri sendiri dan keluarga serta kolega-koleganya, dan membiarkan rakyatnya tak berdaya.

Dan kreteria tersebut, ada pada pasangan Mulya-Abadi, yaitu pasangan calon Bupati Ir. H. Yoyok Mulyadi yang didampingi oleh Drs. H. Abu Bakar Abdi. Terlebih Pasangan Mulya Abadi juga didukung oleh tokoh ulama dan habaib di Kabupaten Situbondo.

Ketua DPRD Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, juga memberikan dukungannya kepada pasangan Mulya-Abadi. "Pasangan calon Mulya-Abadi merupakan tokoh yang berkomitmen dalam membangun Kabupaten Situbondo sehingga tidak usah diragukan lagi, terlebih Ir. H. Yoyok Mulyadi telah menjabat sebagai Wakil Bupati. Insyaallah Kabupaten Situbondo akan lebih baik lagi ke depan".

Abah singo alias Gus Ilyas, turut memberikan dukungannya kepada Yoyok Mulyadi, dan berpesan pada Tim Hj. Esyi Lussanti, untuk tidak setengah-setengah dalam berjuang memenangkan pasangan Mulya Abadi. “Kerahkan seluruh tenaga dan sumberdaya yang ada, demi terciptanya situbondo yang maju dan bermartabat”.

Dan Hj. Esyi Lussanti dengan gaya bicaranya yang lugas menyatakan kesiapannya, “Siap Gus, sesuai petunjuk Gus Ilyas dan KH. Maksum”.

Saat ditemui Wartawan dan ditanyakan maksud dan tujuan Calon Bupati Yoyok Mulyadi bersilaturahmi ke tokoh ulama dan tokoh masyarakat di Bondowoso, dirinya singkat menyatakan. "Kunjungan ini hanya silaturahmi. Alhamdulillah diterima dengan sangat positif oleh KH. Maksum dan Ketua DPRD H. Ahmad Dhafir. Tujuan silaturahmi ini untuk mendapatkan nasehat dan doa restu, dari Kyai dan tokoh dari Bondowoso.," kata Yoyok.

Diketahui Pilkada Kabupaten Situbondowo 2020 ada dua Paslon, yaitu dari petahana Yoyok Mulyadi-Abu Bakar Abdi (Mulya-Abadi) dan pasangan bakal calon dari "penantang" Karna Suswandi-Nyai Hj Khoirani (Karunia).

Calon Bupati Karna Suswandi adalah putra daerah Bondowoso dan mantan pejabat di Bondowoso. Sempat menjabat sebagai Plt. Sekda dan Plt. Bupati Bondowoso. Dan jabatan terakhirnya, sebagai Kepala PUPR Kabupaten Lumajang sebelum mencalonkan diri sebagai Bupati Situbondo.

Saat ditanya, mengapa KH. Muhammad Maksum lebih memilih pasangan Yoyok Mulyadi-Abu Bakar Abdi (Mulya-Abadi) dari pada mendukung Karna Suswandi yang sama-sama dari Bondowoso, dengan singkat KH Muhammad Maksum menanggapi, “kreteria pemimpin Kabupaten Situbondo, menurut KH. Muhammad Maksum, ada pada pasangan Mulya-Abadi”.

“Lebih baik memilih pemimpin yang pernah melakukan kesalahan dan bertaubat untuk tidak mengulangi kesalahan, dari pada memilih pemimpin yang kita tidak pernah tau kebaikannya sama sekali”, pungkas KH. Muhammad Maksum. (*)

Cak War

Asosiasi Media Online Indonesia

Asosiasi Media Online Indonesia

Mitra Ijen Post

Logo Ijen Post

INFO HARGA SEMBAKO JAWA TIMUR

http://picasion.com/